Polisi Simpulkan Kasus Korupsi Dana BOS Hanya Melibatkan Kabag Perbedaharaan

10/05/2013 21:51 10/05/2013 21:51

Medan – Sinindo : Subdit III/Tipikor, Ditreskrimsus Poldasu menyimpulkan, kasus dugaan korupsi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hanya melibatkan Kabag Perbendaharaan, Illyas. "Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan 25 orang saksi bahwa dugaan korupsi dana BOS hanya melibatkan Kabag Perbendaharaan," kata Kabid Humas Poldasu Kombes Pol. Drs. Raden Heru Prakoso, kepada wartawan, Jumat (10/5/2013).


Juru bicara Poldasu itu mengatakan, kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2012 senilai Rp 17 miliar. Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan Ilyas, bahwa Kepala Biro Keuangan Pemprovsu, H.Baharuddin Siagian telah memerintahkan Kabag Perbendaharaan (Illyas red) untuk mengirimkan dana BOS untuk Kabupaten/Kota. Tapi, Illyas terlambat menyerahkannya karena sempat dialihkan ke yang lain.

Ditambahkan Heru, untuk pencairan/pengiriman dana BOS ke dinas pendidikan kabupaten/kota, Kepala Biro Keuangan Pemprovsu telah memberikan kuasa penuh kepada Kabag Perbendaharaan.

"Dalam UU pemerintahan Daerah, kepala biro dapat memberikan kuasa penuh kepada bawahannya untuk menangani suatu hal yang berhubungan dengan tugasnya dan apabila belakangan hari ada terjadi masalah, maka yang bertanggung jawab penuh adalah sipenerima kuasa. Demikianlah halnya terhadap Elyas," terang Heru Prakoso.

Sebelumnya, penyidik Subdit III/Tipikor Reskrimsus Polda Sumut menetapkan Ilyas sebagai tersangka dan melakukan penahanan pada Kamis (2/5) pekan lalu.Ilyas dianggap telah menyelewengkan dana BOS Tahun Anggaran (TA) 2012 senilai Rp 17 miliar, dialihkan tersangka ke pekerjaan lain.

Ilyas diduga telah mengalihkan dana BOS triwulan III dan IV tahun 2012 sebesar Rp17 miliar untuk kegiatan lain yang bersumber dari APBN. Dari hasil pemeriksaan sementara, dana BOS itu sengaja tidak ditransfer ke rekening sekolah penerima bantuan setelah verifikasi sekolah penerima bantuan dikirim Dinas Pendidikan Sumut kepada Biro Keuangan. (Alfie)

Add comment


Security code
Refresh

H U K U M

N A S I O N A L

E D I T O R I A L



E K O N O M I