Terbukti Korupsi Dana BOS, Kasek SMP N 2 Tobassa Di Vonis 10 Tahun Penjara

26/03/2013 21:16 26/03/2013 21:16

Medan Sinindo  : Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Uluan, Kabupaten Toba Samosir, Jonson Sinaga, dihukum 14 bulan penjara, karena terbukti melakukan korupsi dalam penggunaan Anggaran Dana Bantuan Sosial (BOS) di sekolahnya yang merugikan negara sebesar 18 juta rupiah.

Dalam sidang lanjutan kasus korupsi yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Suhartanto SH, terdakwa tidak mendapatkan kurungan badan namun juga dikenakan pidana tambahan membayar denda kepada terdakwa sebesar 50 juta subsider satu bulan kurungan dan membayar Uang Pengganti (UP) sebesar  18.5 juta rupiah Dengan ketentuan apabila tidak sanggup membayar maka akan diganti dengan pidana 3 bulan kurungan.

Pada amar putusan yang dibacakan majelis hakim, diketahui terdakwa melakukan korupsi pada dana BOS untuk SMPN 2 Uluan tahun 2012 lalu. Dimana terdakwa melakukan pemotongan honor guru di SMPN 2 Uluan. Terdakwa Jonson juga tidak membayarkan insentif guru pada bulan Januari hingga Maret 2012. Diketahui, terdakwa juga melakukan pemalsuan tanda tangan guru yang honornya dipotong.

Dalam hal Uang Pengganti, majelis hakim juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jahoras Ritonga yang tidak menuntut terdakwa untuk membayar uang pengganti, Majelis hakim mewajibkan terdakwa membayar UP karena terbukti melakukan korupsi.

Usai divonis majelis hakim, terdakwa Jonson terlihat tertunduk lesu. Jonson juga tak mau berkomentar sedikit pun ketika ditanya wartawan soal putusan terhadap dirinya tersebut. Putusan majelis hakim ini sendiri lebih ringan dibandingkan tuntutan JPU Jahoras Ritonga dari Kejaksaan Negeri Balige. Dimana sebelumnya JPU menuntut terdakwa agar dipenjara 1,5 tahun. (Fadillah)

Add comment


Security code
Refresh

H U K U M

N A S I O N A L

E D I T O R I A L



E K O N O M I

E K O N O M I (2)